Category Archives: Negara mikro | Micronations

Pangeran Harjakarta Melawat Excellent dalam Kunjungan Kerja

Presiden Diaz (kiri) dan Pangeran Narisworo

EN3, Centinga, Echa – Presiden Republik Demokratik Excellent Bersatu, Theodorus Diaz, telah menyambut kunjungan kerja Pangeran Agung Praja Harjakarta, Narisworo I, di Balai Agung Universitas Nasional Samjorta di Centinga, Excellent (11/03).

Dalam pertemuannya, Presiden Diaz dan Pangeran Narisworo membahas isu-isu mikronasional Indonesia dewasa ini, pemikiran politik, ekonomi, sosial, serta kemajuan dan mutu pendidikan di kedua negara.

Kedua negara tersebut juga bersepakat untuk kembali menegaskan kesetiaan kepada Republik Indonesia serta adicita Pancasila, dan meminta Asosiasi Negara Mikro se-Indonesia (AIM) untuk meneruskan proses regenerasi dan integrasi serta pengenalan mikronasionalisme kepada khalayak umum Indonesia. Kedua pemimpin juga bersepakat untuk mendorong kerjasama di bidang pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara.

Presiden Diaz juga mendoakan keberhasilan Pangeran Narisworo dalam segala usahanya, terutama dalam rencana pemindahan pusat pemerintahan Harjakarta, yang sempat terhambat akibat hasil survei tentang wawasan kebangsaan yang dianggap belum bisa menyokong proses pemindahan ibukota Harjakarta Februari lalu (12/02).

Rencana Pemindahan Ibukota Harjakarta Terganjal Hasil Survei Wawasan Kebangsaan

Bendera Harjakarta

(Harjakarta) – Rencana Pangeran Agung Harjakarta untuk memindahkan ibukota ke wilayah baru terganjal akibat belum tingginya wawasan kebangsaan penduduk terhadap tanah air Harjakarta.

Sebelumnya (12/02), Badan Statistik Harjakarta (Kemantrenan Statistik Harjokarto) telah menindaklanjuti arahan Pangeran Agung untuk melakukan pendataan tentang wawasan kebangsaan, pengetahuan umum, dan karakteristik pribadi penduduk. Hasil pendataan tersebut akan digunakan sebagai pertimbangan dalam mengambil kebijakan politik, sosial, dan ekonomi, termasuk rencana pemindahan ibukota dan klaim daerah baru.

Hasil pendataan menunjukkan bahwa wawasan kebangsaan mendapatkan indeks terendah dari seluruh data, yang hanya sedikit melampaui ambang batas yang telah ditetapkan. Sementara itu, dua indeks lainnya dianggap telah mencukupi standar.

Pangeran Agung menyatakan rasa terkejut dengan kurangnya wawasan kebangsaan. Pangeran Agung menyatakan bahwa masalah sosial dan politik yang memengaruhi stabilitas negara dapat terjadi apabila pemindahan ibukota ke lokasi baru yang belum pernah sama sekali menjadi daerah Harjakarta tetap dilanjutkan.

Pangeran Agung kemudian menyatakan akan mempertimbangkan pembaharuan klaim daerah tanpa pemindahan ibukota, serta akan merencanakan tindak lanjut serta cara strategis untuk meningkatkan wawasan kebangsaan rakyat Harjakarta.

Harjakarta Capital Relocation Plan Hindered by Survey Results on Knowledge about Nation

Harjakartan Flag

(Harjakarta) – Harjakartan Great Prince, Tommy Narisworo, recent plan to relocate Harjakartan capital to a new place is hindered by lack on knowledge about nation among Harjakartan citizens.

Beforehand (12/02), Harjakartan Statistics Commission (Kemantrenan Statistik Harjokarto) had held a nationwide survey on national and general knowledge, and citizens personal data, after an order from the Great Prince. The survey results will be used for consideration on future political, social, and economic decisions, which includes the proposed relocation of Harjakartan capital and claim on new regions.

Survey results published later showed that knowledge about Harjakarta had received lowest result from all data indicators, merely passing the threshold previously set by the commission. Other two indexes were deemed satisfactory.

The Great Prince expressed his disappointment on the lack of national knowledge among the citizens. He further explained that social and political issues that will affect the country may occur if capital relocation to a new landclaim proceed further.

Responding on the survey results, the Great Prince will consider establishment of new landclaims without relocation of the capital, and to plan a guideline and policy to strengthen citizens knowledge on Harjakarta.

Merapi Eruption, Excellent in Alert

EN-3 Mosswiss – Several territories of Excellent, Mosswiss, Echa, Nova Jokrtan, and Daffylandus, was affected by Merapi eruption occurred in Yogyakarta, Indonesia, this morning (03/03).

Excellent authority has issued an order for citizens to limit activities outside and to use sanitary masks to avoid dust inhalation. A rain later occurred on the evening has reduced air pollution caused by the eruption.

Erupsi Gunung Merapi, Excellent Siaga

EN-3 Mosswiss – Beberapa wilayah Republik Demokratik Excellent Bersatu, Mosswiss, Echa, Nova Jokrtan, dan Daffylandus, telah terdampak oleh erupsi Gunung Merapi yang terjadi di Yogyakarta, Indonesia.

Pemerintah pusat Excellent mengeluarkan imbauan kepada warga daerah terdampak untuk membatasi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker untuk mencegah debu halus masuk ke tubuh.

Sampai sore ini (03/03), hujan yang terjadi di wilayah terdampak telah mengurangi polusi udara yang terjadi akibat hujan abu.