Category Archives: Jomblonisme

Berita dari Jomblonisme / News from Jomblonisme

Harjakarta Becomes AIM Chairman

New Chair of AIM, Harjakarta.

AIMNN, 01/05 – Praja Harjakarta officially becomes the new Chair of the Association of Indonesian Micronations (AIM), replacing Falalia that had its term of office expired on last April. The handover ceremony took place on the General Assembly session today (01/05).

Harjakarta is the next in line after Falalia on the rotation system of AIM Chairmanship, designated alphabetically according to full member states list.

Harjakarta followed Falalia as the new chairman under the new office term period as amendment of the Charter passed on April 2020. The current term see the office term reduced from 6 months to 4 months.

On accepting his country new responsibility to the organisation, Harjakartan Great Prince Tommy Narisworo said, “My gratitude is for Falalia. Harjakarta will accept the mandate and continue our progress, but I must remind all that I cannot do it alone. Let us build our AIM together!”.

New Secretary General Announced

Nabil Ihsan’ term as secretary general will also end following the termination of Falalia. Beforehand, he already announced to the community that he wishes to not to be reappointed as secretary general for another term, as he hopes for a regeneration process would be started by the new secretary general.

To honour Nabil’s wishes to not to reappoint him, Harjakarta has proposed Eri Septio of Jomblonisme for the new secretary general replacing Nabil. A vote to confirm the new secretary general is planned to take place tomorrow (02/05).

Secretary general is appointed by the chairman, and its office term also mirrored chairman office term. AIM regulation requires new chairman to confirm the secretary general, whether by reappointing the secretary general of the previous term, or to appoint the new individual.

Advertisement

Harjakarta Resmi Menjabat Ketua AIM

Bendera Harjakarta, Ketua baru AIM.

AIMNN, 01/05 – Praja Harjakarta telah resmi menjadi Ketua Asosiasi Negara Mikro se-Indonesia (AIM), setelah masa jabat ketua sebelumnya, Falalia, habis pada akhir bulan April kemarin. Serah terima pejabat ketua baru dilakukan pada sidang Majelis Umum hari ini (01/05).

Harjakarta merupakan negara anggota setelah Falalia pada sistem pergiliran negara ketua AIM yang mengurutkan giliran ketua bagi negara mikro anggota penuh secara afabetis.

Harjakarta mengikuti falalia sebagai negara ketua di bawah sistem waktu masa jabat baru yang ditetapkan pada amendemen AD-ART yang diresmikan April lalu, yang dikurangi dari 6 bulan menjadi 4 bulan.

Saat menerima giliran negara ketua selanjutnya, Pangeran Agung Harjakarta Tommy Narisworo menyatakan “Terima kasih Falalia, Harjakarta akan menerima mandat dan meneruskan membangun AIM, tapi tidak bisa tanpa bantuan semuanya. Mari membangun AIM bersama!”.

Sekretaris Jenderal Baru Diumumkan

Masa jabat Sekretaris Jenderal AIM Nabil Ihsan juga selesai berikutan dengan selesainya masa jabat Falalia. Sebelumnya, ia menyatakan tidak bersedia dipilih kembali sebagai sekretaris jenderal demi memulai regenerasi di AIM.

Negara Ketua Harjakarta mengusulkan Eri Septio dari Jomblonisme sebagai sekretaris jenderal baru, menggantikan Nabil Ihsan yang tidak bersedia ditunjuk kembali. Pemungutan suara terhadap usulan sekretaris jenderal baru akan dilaksanakan besok (02/05).

Jabatan sekretaris jenderal memiliki masa jabat sewaktu dengan negara ketua, sehingga negara ketua baru harus mengumumkan sekretaris jenderal untuk menjabat bersamanya.

Pejaten Dissolved, Leaders Promised New Micronational Project

“This is the end. We express our gratitude for your participation and support on the last three years. Good bye”

AIMNN (04/04) – Pejaten Republic has declared its disbandment today afternoon (04/04). Notification on the disbandment was sent by leader Aaron Penyami to the General Assembly of the Association of Indonesian Micronations (AIM) yesterday (03/04).

On the dissolution declaration, Aaron declared that inactivity is the main reason of his decision to disband Pejaten. Aaron has long complained on the decline of Pejaten activities and citizens’ participation in national politics

Aaron also promised that he will form a new micronation to succeed the Pejaten Republic. He said that the preparation period will take place for several months, while June-August 2020 is the most probable time an establishment ceremony of the new micronation will take place.

Former Pejatenian identities and characteristics would not be used by the new nation project, exception on the historical artefacts, cultural system, demography, and language that would be preserved.

“Former Pejaten citizens that wishes to participate on the new nation project must register themselves,” Aaron concluded.

AIM Farewell with Pejaten

As the first community to receives news on Pejaten dissolution, AIM must once more bid farewell with one of its member state.

Excellent leader Theodorus Diaz expressed his gratitude to Pejaten on their contributions to the organisation, while Jomblonisme president Eri Septio wishes for the success of the transition as Aaron has planned.

“How sad to see Pejaten dissolved. We bid a good luck for ex-Pejaten citizens in pursuing their next endeavour,” wrote William Timothy of St. John during his farewell with Pejaten.

Pejaten membership status in AIM has also been revoked after the resolution on the revocation was passed during an emergency session of the General Assembly yesterday (03/04). Despite on that, Aaron still allowed to attend General Assembly sessions. A possibility to acccelerate Aaron’s new country membership application after its establishment is also in consideration.

Pejaten Menyatakan Pembubaran Diri

AIMNN (04/04) – Pemerintah Republik Pejaten telah membubarkan diri pada siang hari ini (04/04). Pemberitahuan pembubaran telah dikirim oleh pemimpin Pejaten Aaron Penyami kepada Majelis Umum Asosiasi Negara Mikro se-Indonesia (AIM) kemarin (03/04).

Pada surat tersebut, Aaron menyatakan bahwa ketidakaktifan Pejaten menjadi alasan terbesar dalam keputusannya untuk membubarkan negara. Terlebih sudah beberapa lama Aaron melaporkan semakin turunnya kegiatan Pejaten yang disebabkan rendahnya keikutsertaan warganegara Pejaten dalam aktivitas negara.

Namun, Aaron juga menjanjikan bahwa Ia akan mendirikan negara baru setelah Republik Pejaten. Ia menyatakan bahwa masa peralihan dan persiapan menuju negara baru akan dilakukan selama beberapa bulan, dan perkiraan waktu pelaksanaan upacara deklarasi negara baru tersebut adalah antara bulan Juni-Agustus 2020.

Surat tersebut juga menerangkan bahwa seluruh identitas Pejaten tidak akan digunakan kembali pada proyek negara baru tersebut. Pengecualian pada hal ini adalah pada artefak sejarah, sistem kebudayaan, demografi, dan kebahasaan, yang akan tetap dipertahankan di negara baru.

“Warganegara Pejaten yang ingin ikut serta dalam negara baru tersebut tetap harus mendaftar ulang,” tutup Aaron.

AIM Berpisah dengan Pejaten

Sebagai kumpulan pertama yang menerima kabar pembubaran Pejaten, AIM turut dalam duka harus berpisah dengan satu negara mikro anggotanya.

Pemimpin Excellent Theodorus Diaz menyatakan terima kasihnya kepada Pejaten atas sumbangsih dalam organisasi, sementar pemimpin Jomblonisme Eri Septio mengharapkan kelancaran transisi menuju negara baru sebagaimana direncanakan Aaron.

“Sangat sedih melihat Pejaten dibubarkan. Kami ucapkan semoga sukses dan beruntung untuk semua mantan WN Pejaten dalam mengikuti jalur mereka sendiri secara mandiri,” tulis William dari St. John, ketika berpamitan dengan Pejaten.

Keanggotaan Pejaten dalam AIM juga telah resmi dicabut setelah resolusi pencabutan keanggotaan negara tersebut diluluskan dalam diskusi darurat pada Rapat Umum kemarin (03/04). Walaupun begitu, Aaron tetap diizinkan untuk menghadiri rapat Majelis Umum, pula ada kemungkinan permohonan keanggotaan negara barunya dipercepat di waktu mendatang.

Jomblonisme and Sofidelonia Accepted as AIM Full Members

AIMNN (03/04) – Socialist Democratic Republic of Jomblonisme and Confederation of the Kingdom of Sofidelonia has been accepted as full members of the Association of Indonesian Micronations (AIM) after full support expressed by the General Assembly on the assembly session yesterday (02/04).

Both member states has passed waiting period for full membership status attainment. Jomblonisme and Sofidelonia also has been judged to satisfy all other conditions that allowed them to request for the status.

After Jomblonisme accession as full member state, leader Eri Septio commented “Praise to God, it is a blessing from Him that we finally attain full membership status […] I hope AIM will always moving forward.” He also expressed his gratitude to all leaders and fellow members of AIM. Sofidelonian King Sean I also expressed his gratitude and commented that the accession is “a celebratable event.”

Jomblonisme is a socialist micronation founded in 2018 and located in East Kalimantan, while Sofidelonia is a confederal kingdom formed in 2019. Both countries has been the observer of the Association since January 2020. After the accession of both countries, AIM full members has become 9 member states.

Jomblonisme dan Sofidelonia Menjadi Anggota Penuh AIM

AIMNN (03/04) – Republik Demokratik Sosialis Jomblonisme dan Kerajaan Sofidelonia telah ditetapkan menjadi anggota penuh Asosiasi Negara Mikro se-Indonesia (AIM) setelah Majelis Umum menyatakan dukungan bulat terhadap pengubahan status keanggotaan kedua negara tersebut, pada Kamis kemarin (02/04).

Kedua negara tersebut telah melewati masa wajib sebagai pengamat Asosiasi dengan baik. Selain itu, Jomblonisme dan Sofidelonia juga dianggap telah memenuhi syarat-syarat lainnya untuk dapat mengajukan perubahan status menjadi anggota penuh.

Setelah penaikan status keanggotaannya diterima, pemimpin Jomblonisme Eri Septio mengeluarkan pernyataan tertulis “Alhamdulillah, ini rezeki dari Allah SWT untuk penaikan status keanggotaan penuhnya […] semoga ke depan AIM maju terus pantang mundur.” Iapun juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada segenap pemimpin dan negara anggota AIM. Sementara, pemimpin Sofidelonia Sean I menyatakan rasa bahagianya bahwa penaikan status negaranya adalah satu hal yang patut dirayakan.

Jomblonisme adalah sebuah negara sosialis yang berdiri pada tahun 2018, sementara Sofidelonia yang merupakan konfederasi kerajaan terbentuk pada tahun 2019. Kedua negara tersebut telah menjadi pengamat Asosiasi sejak akhir Januari 2020. Setelah penambahan kedua negara tersebut, jumlah anggota penuh Asosiasi telah menjadi 9 negara.

Bengkuring City Disinfected to Prevent Covid-19 Spread

Bengkuring City (28/03) – Jomblonisme government had performed disinfectant spraying on its capital Bengkuring City and its surroundings, as authority alertness on Covid-19 outbreak began to rise significantly.

Spraying of disinfectant was performed yesterday (28/03) and involved Jomblonisme citizens. Beside on government premises, spraying was also performed in citizens dwellings located in Bengkuring City. After the spraying process finished, Jomblonisme government also distributed free hand sanitizer for the citizens.

Jomblonisme government decision to disinfect the city was done following a declaration on 17 March that the government has increased its alertness on Covid-19 outbreak outside the state territory. Beside Jomblonisme, Indonesian micronations such as Falalia and Excellent, had also performed similar actions to prevent the outbreak spoil to their country.

Pemerintah Jomblonisme Melakukan Penyemprotan Disinfektan di Bengkuring City

Bengkuring City (28/03) – Dalam rangka mencegah penyebaran penyakit Covid-19, pemerintah Jomblonisme telah melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan (penyuci hama) di ibukota Bengkuring City dan sekitarnya.

Penyemprotan disinfektan dilakukan pada Sabtu kemarin (28/03) dan melibatkan masyarakat Jomblonisme. Selain pada gedung-gedung pemerintahan, penyemprotan juga dilakukan terhadap rumah-rumah warga yang berlokasi di Bengkuring City. Setelah kegiatan penyemprotan disinfektan selesai, pemerintah Jomblonisme pula mendistribusikan cairan pencuci tangan gratis kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut merupakan satu langkah waspada yang diambil oleh pemerintah Jomblonisme. Pada 17 Maret kemarin, pemerintah Jomblonisme menyatakan telah meningkatkan kesiagaan dan kesadaran terhadap merebaknya penyakit Covid-19 di luat teritori negara. Selain Jomblonisme, pemerintah negara-negara mikro Indonesia seperti Falalia dan Excellent, juga telah meningkatkan kewaspadaan terhadap Covid-19 dengan perintah penanggulangan yang telah disebarluaskan kepada masyarakat.

Indonesian Micronations on High Alert as Covid-19 Outbreak Escalated

AIMNN (17/03) – Indonesian micronations are on high alert as Covid-19 outbreak in Indonesia continues. Until today, Indonesia already recorded 172 positive cases with 5 deaths.

First positive case of Covid-19 in Indonesia was confirmed on 2 March 2020 in Depok, West Java, close to Berakistan dan Pejaten territory, and also Suwarnakarta Institute office.

King of Falalia Issues Public Order

King Muhammad I has issued a public order today (17/03) as response of the Covid-19 outbreak that occures close to Falalian region.

The decree ordered closure of schools, suspension of government and economic activities, and urges citizens to stay at home as a quarantine measure, especially to those unhealthy and prone to be infected by the virus.

A member of the royal family was reported to experience symptoms of Covid-19, which includes cough and fever. A quarantine of self-isolation was ordered upon the royal family member, which he complied.

Excellent on Alert

On this day also (17/03), Excellent government has issued a series of recommendations to combat the spread of Covid-19 to its citizens.

Excellent recommends its citizens to limit activities outside, to maintain health and cleanliness of all premises, and to use protective mask especially those with health issue.

Excellent capital, Mosswiss, was included on the region with significant threat of Covid-19 in Surakarta, Indonesia. Recently, the local government has issued an emergency decree and prohibiting public and mass activities, and also set a citywide lockdown since Friday (13/03).

Alertness on Other Micronations

St. John government previously declared a state of emergency last Sunday (15/03), thus prohibiting public and mass activities. St. John government yet allowed freedom on religious institutions to decide their own measures in religious premises, included to suspend activities or not. St. John government also distribute free hand sanitizers for all of its citizens.

Jomblonisme government also declared that their government already increased their alertness on the Covid-19 outbreak, despite there were no positive case until now in East Kalimantan, the location of the country.

Negara Mikro Indonesia Siaga Covid-19

AIMNN (17/03) – Negara-negara mikro Indonesia telah menyatakan masa siaga menyusul semakin merebaknya wabah Covid-19 di Indonesia, yang sampai hari ini (17/03) telah mencatatkan 172 kasus positif dengan 5 kematian.

Kasus positif Covid-19 di Indonesia pertama kali muncul pada 2 Maret 2020 di Depok, Jawa Barat, dekat dengan teritori Berakistan dan Pejaten, serta Kantor Pusat Institut Suwarnakarta.

Raja Falalia Menurunkan Titah

Raja Falalia, Muhammad I, telah mengeluarkan surat perintah pada hari ini (17/03) sebagai respon atas merebaknya kasus Covid-19 di sekitar daerah Falalia.

Pada surat perintah tersebut, Raja Muhammad I memerintahkan penghentian seluruh aktivitas sekolah di Falalia, penghentian kegiatan pemerintahan dan ekonomi selama dua minggu, serta perintah khusus kepada seluruh rakyat untuk berdiam diri di rumah masing-masing sebagai langkah karantina, terkhusus kepada rakyat yang merasakan gejala penyakit Covid-19.

Selain itu, dilaporkan juga bahwa salah seorang anggota keluarga Kerajaan telah terindikasi virus tersebut, dan tindakan karantina mandiri telah dilakukan terhadap anggota keluarga tersebut.

Excellent Siaga

Pada hari yang sama (17/03), pemerintah Excellent juga telah mengeluarkan imbauan terkait Covid-19 kepada rakyatnya.

Pada imbauan tersebut, pemerintah Excellent meminta rakyat untuk membatasi aktivitas di luar rumah, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta senantiasa mengenakan masker apabila merasa kurang sehat.

Ibukota Excellent, Mosswiss, termasuk wilayah yang terdampak kejadian luar biasa Covid-19 di Surakarta, Indonesia. Pemerintah Surakarta telah memutuskan untuk membatalkan seluruh kegiatan umum di kota tersebut sejak Jumat kemarin (13/03).

Kesiagaan Negara Mikro

Pemerintah St. John sebelumnya telah menyatakan status darurat pada Minggu kemarin (15/03), dan melarang pelaksanaan kegiatan umum yang melibatkan orang ramai. Pemerintah St. John di sisi lain memberikan kebebasan kepada institusi agama untuk memutuskan sendiri langkah-langkah pencegahan yang akan diambil di rumah ibadah, termasuk penundaan kegiatannya.

Pemerintah Jomblonisme menyatakan juga telah meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19, walaupun belum tercatat kasus positif terjangkit di Kalimantan Timur, lokasi Jomblonisme berada.